LITERASI SMP Negeri 17 Bandung
TERAKTIF : AL-BIRUNI ARSA SETIAWAN
TAHUN PELAJARAN 2025/2026
AL-BIRUNI ARSA SETIAWAN
Kelas : VII-I
Senin, 9 Februari 2026 | Dibaca : 32 kali
Judul Buku:
BLUELOCK
Genre:
Fiksi
Penulis:
MUNEYUKI KANESHIRO
Penerbit:
PT Elex kopuntindo Kelompok Gramedia
Tahun:
2023
Halaman:
3-65
GLS
Resume:
Bab 77: Kesungguhan
Pertandingan antara Tim Rin (merah) vs Tim Isagi (biru) berlangsung dengan ketegangan tinggi. Setelah beberapa pergantian serangan, Rin berhasil membuat kombinasi cerdas dengan Tokimitsu dan Aryu—Rin mengoper melalui celah lawan, Tokimitsu menumbuk Baro untuk menerima bola, lalu Aryu menangkap bola dengan dada di udara sebelum meneruskannya kembali ke Rin.
Rin kemudian melakukan teknik putaran Marseille untuk menghindari Nagi, dan saat Isagi mencoba mencuri bola, ia dengan cepat mengoper ke Bachira. Bachira yang sudah siap dengan posisi terbaik langsung mencetak gol, membawa Tim Rin unggul. Bab ini menyoroti kesungguhan setiap pemain dalam mengeluarkan potensi maksimal untuk menguasai permainan.
Bab 78: Sesuatu yang Liar
Tim Isagi berusaha mengejar ketertinggalan. Nagi mengirim bola ke Isagi, yang meneruskannya ke Chigiri. Chigiri melakukan umpan silang berputar yang akurat, dan Nagi hampir berhasil menyelesaikan serangan sebelum Rin datang menghalangnya.
Pada saat permainan mulai terkontrol oleh Tim Rin, Baro tiba-tiba menunjukkan gaya bermain yang "liar"—ia mencuri bola dari Isagi dengan tendangan yang kuat dan langsung mencetak gol tanpa menghiraukan rekannya. Aksi ini menjadi titik balik yang tidak terduga, karena gaya bermain Baro yang selalu mementingkan diri sendiri ternyata bisa menjadi ancaman bagi kedua tim.
Bab 79: Tidak Ada Aku
Isagi menyadari bahwa gaya bermain egois Baro justru bisa dimanfaatkan untuk mengalahkan Rin, yang lebih fokus pada permainan kolaboratif namun terstruktur. Ia menyusun strategi dengan Chigiri dan Nagi untuk memanfaatkan kekacauan yang diciptakan Baro.
Ketika permainan berlanjut, Rin tetap menunjukkan kontrol yang luar biasa—ia mengoper bola ke Nagi meskipun didekati Chigiri, dan berhasil menghalangi serangan Baro dengan posisi yang tepat. Di sisi lain, Bachira merasa tersisih karena tidak bisa mengikuti tingkat permainan tinggi Isagi dan Rin, yang seperti "monster" yang hanya fokus pada kemenangan tanpa memperhatikan perasaan rekan. Bab ini menyoroti konflik internal Bachira dan pentingnya menemukan peran sendiri dalam tim.
Bab 80: No Limit
Tim Isagi berusaha membalikkan keadaan dengan serangan cepat. Isagi mengoper ke Nagi, yang meneruskannya kembali, namun Rin hampir mengambil alih bola sebelum Chigiri berhasil mengeluarkannya keluar garis sisi, memberikan kesempatan lemparan untuk Tim Isagi.
Namun, Tim Rin dengan cepat menguasai kembali permainan—Rin dan Tokimitsu melakukan kombinasi satu-dua, dengan Tokimitsu menunjukkan daya tahan yang "tanpa batas" saat menerobos ke area penalti. Baro dan Chigiri berusaha menghentikannya dengan cara yang keras, sehingga keduanya mendapatkan kartu kuning dan memberikan tendangan bebas bagi Tim Rin. Rin tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan mencetak gol dengan tendangan bebas berkecepatan tinggi yang sangat akurat, memperluas keunggulan timnya.
.© Copyright : SMP Negeri 17 Bandung - 2024